Hati-Hati ke Luar Negri

Rabu, 07 April 2010


KapanLagi.com - Bagi beberapa orang, perjalanan ke luar negri tidak lagi aneh, bahkan sudah menjadi makanan sehari-hari, tapi jumlah orang seperti ini memang tidak banyak, lebih banyak diantara kita yang belum mendapat kesempatan untuk berjalan-jalan apalagi melongok negara di luar negara kita sendiri.

Sekedar mengulang pepatah, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, yang artinya kira-kira beda suku beda budaya, ternyata banyak sekali hal yang harus kita perhatikan dalam perjalanan kita ke luar negri. Bukan hanya persiapan fisik dan mental, tapi setidaknya ada beberapa budaya yang harus pelajari untuk menghindari salah kaprah. Beberapa hal yang tampak remeh temeh di mata kita, belum tentu bisa diterima dengan mudah oleh orang dari budaya lain.

Ada beberapa hal penting yang harus anda ingat, untuk menghindari perjalanan anda berubah menjadi mimpi buruk. Ada beberapa kode tangan (hand gesture) dan beberapa etiket penting yang harus anda ingat untuk menghindari lawan bicara anda tersinggung berat.

1. Kode "Aduh, terima kasih, sudah kenyang."

Tangan Terbuka

Tangan Terbuka (c) ticledbyfire.com

Biasanya kita mengatakan kalimat diatas dengan tangan terbuka menghadap ke arah orang yang kita ajak bicara. Di negara kita, yang jelas hal ini malah bersifat sopan, dengan menampik tawaran dengan halus, apapun alasannya.

Tapi tidak di Yunani! Negri tempat asal berbagai filsuf terkenal ini menganggap kode tangan seperti ini sangat menyinggung. Tentu kita bertanya "Lho? Di mana saya menyinggungnya?" sambil menggaruk kepala (yang sebenarnya tidak gatal juga). Ternyata kode tangan seperti ini sangat erat kaitannya dengan sejarah bangsa Yunani.

Pada era kekaisaran Byzantium, para penjahat akan diarak keliling kota dengan wajah diwarna hitam sebagai tanda bahwa dia merasa malu akibat perbuatannya tadi. Masih sangat beruntung jika wajahnya hanya diwarna hitam dengan arang, karena tidak jarang juga wajah penjahat tadi akan diwarna hitam dengan menggunakan kotoran.

Kode tangan seperti tadi, (yang dalam bahasa Yunani disebut Moutza) adalah kode tangan yang seakan sedang menempelkan kotoran ke wajah penjahat. Dengan kata lain, anda menghina lawan bicara anda dengan mengatakan "Nih, kamu harusnya malu!!". Jadi jika di Yunani, wajib anda ingat secara baik dan benar untuk tidak menggunakan kode tangan ini!

2. Kode "Keren! Hebat tuh"

Jempol

OK (c) trueconfessions.com

Di negara kita sih artinya positif sekali, dari persetujuan (biasanya muncul di jalanan di Jakarta jika ada orang yang mau mengalah), sampai pujian (yang biasanya diikuti kata-kata "Hebat!!"), bahkan sampai dijadikan pengiring slogan salah satu TV Swasta Nasional di negara kita. Intinya jika jempol diangkat diatas, semuanya sudah berjalan dengan baik.

Tapi, sangat sangat disarankan agar anda tidak menggunakannya di beberapa negara di Timur Tengah, Afrika Barat, dan sebagian negara di Amerika Selatan. Bingung bukan? Diantara kita yang sudah pernah ke negara seperti Arab Saudi untuk beribadah haji atau umrah mungkin tidak mengalami kesulitan menggunakan tanda ini, tapi di beberapa negara kecil di jazirah Timur Tengah lebih baik anda berhati-hati sekali.

Kode tangan dengan jempol diatas tadi bisa berarti penghinaan besar-besaran. Karena di beberapa negara ini, tanda tadi berarti bahwa anda akan menghina dengan cara memasukkan jempol tadi ke lubang dubur lawan bicara anda (apalagi jika diikuti dengan wajah bengis dan penuh dendam). Maka, daripada salah kaprah, lebih baik anggukan kepala dan tersenyum manis, pasti salah kaprah akan dihindari dengan sangat baik.

3. Kode "OK"

OK

OK (c) virginmedia.com

Kode yang ini hampir pasti diterima sebagai "semua sudah beres!" di berbagai negara. Kode yang dibentuk dengan menyatukan ujung jari telunjuk dan jempol sehingga membentuk lingkaran, serta tiga jari sisanya (jari tengah, manis dan kelingking) berdiri ini tidak dapat dipungkiri adalah tanda "OK" yang diterima berbagai lapisan masyarakat!

Tapi... sekali lagi tidak di Brazil. Presiden Nixon pernah membuat kesalahan besar dengan menggunakan kode tangan seperti ini pada saat kunjungan kenegaraan ke Brazil pada tahun 50-an. Yang berakibat semua penduduk Brazil yang melihat tayangan atau melihat langsung terperangah karena kode tangan yang ditunjukkan oleh seorang Kepala Negara Amerika Serikat (di masa itu, tentunya).

Memang apa ya salahnya? Ternyata tanda itu adalah tanda hinaan yang dalam bahasa Inggris "Go F**k Yourself" atau dengan arti harfiah "Pergi Mas***b**i sanah!" Kasar sekali bukan? Maka, seharusnya, anda menghindari tanda ini apabila anda memutuskan untuk mendamparkan diri ke Brazil di perjalanan berikutnya. Ganti saja dengan jempol terangkat (yang sebaiknya tidak anda lakukan di negara-negara seperti Timur Tengah, Afrika Barat dan beberapa negara Amerika Selatan - lebih jelasnya lihat nomor 2) jika anda suka atau setuju dengan sesuatu.

4. Katakan dengan Bunga

Bunga

Bunga (c) Budsinbloom.com

Seikat bunga segar tentunya sangat manis, apalagi bagi seorang wanita. Dengan memberikan seikat bunga kecil, kepada seseorang, tentunya anda akan ingin memberikan kesan baik dan manis kepada mereka yang menerimanya.

Tapi, jangan sampai anda memberikan bunga dalam jumlah genap di Rusia! Bayangkan anda memberikan seikat bunga, yang isinya enam tangkai mawar kepada Maria Sharapova, saking anda kagum atas prestasinya di bidang olahraga. Anda bisa-bisa ditangkap para bodyguardnya. Tentunya anda bingung, "Salah saya apa ya?" dengan pandangan kosong melompong kebingungan.

Ternyata di Rusia, bunga dalam jumlah genap hanya diberikan pada saat pemakaman saja. Jadi dengan kata lain, jika anda memberikan bunga dalam jumlah genap kepada seseorang, berarti anda malah mengharapkan orang tadi cepat meninggal.

Jika anda kebetulan singgah di Bangladesh, jangan pernah juga memberikan bunga putih (bunga apa saja, termasuk di dalamnya melati, mawar putih, krisan putih), yang penting jangan sampai putih! Kenapa? Alasan yang tidak jauh berbeda dengan Rusia, bunga putih hanya dipersembahkan kepada mereka yang sudah meninggal dunia.

Maka, lebih baik, berhati-hatilah dalam memberikan bunga, mawar merah dengan jumlah ganjil akan lebih baik dan lebih mudah diterima di mana-mana.

5. Habiskan Makanan di Piring

Piring Bersih

Piring Bersih (c) Citypages.com

Tentunya kita masih ingat kata ibu kita "Jangan biarkan nasi-nya sisa, nanti nasinya nangis lho!" Jadi, ketika kita mendapat sajian pada saat makan bersama di rumah orang lain, kita tentunya akan berusaha menghabiskan makanan yang disajikan, bagaimanapun rasanya.

Tapi, walaupun makanan tadi sangat nikmat dan menggugah selera anda, jangan pernah habiskan makanan yang disajikan tuan rumah anda, apalagi di China, Thailand atau Filipina. "Kan kita malah menghargai, orang sudah susah dimasakin, masa nggak kita habiskan?" demikian tentunya pemikiran anda.

Di negara seperti China, Thailand dan Filipina, yang pernah memiliki sejarah besar dalam kesulitan makanan, maka tuan rumah akan berusaha susah payah agar anda sebagai tamu makan kenyang dan puas. Jika anda menghabiskan makanan di piring, dengan kata lain (bagi mereka tentunya) anda mengatakan bahwa "Yaelah, kurang nih makannya, kalo cuman segini." Atau secara tidak langsung, anda memberikan tanda bahwa anda tidak puas dengan porsi makanan yang disajikan kepada anda!

Lucu bukan? Memang benar apa kata pepatah, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya. Tidak ada salahnya anda mengikuti adat istiadat yang ada. Seperti kata orang tua dulu, di mana langit dipijak, di situ bumi dijinjing. Selamat berkelana, dan nikmatilah liburan anda dengan aman dan nyaman! (cracked.com/ari)

Kiat Memilih Buah


Lihat Gambar
KapanLagi.com - Bagi penggemar buah, memilih buah di toko tentunya jadi hal gampang-gampang susah. Kecuali Anda punya kebun buah-buahan sendiri atau membeli dari petani di pasar lokal, yang bisanya menjual buah 'matang sempurna' dan juga masih segar dipetik dari pohon. Namun, untuk yang hidup diperkotaan, toko buah tentunya satu-satunya pilihan yang mudah. Masalahnya, toko-toko ini biasanya menyediakan buah-buahan yang dipasok dari tempat yang jauh, bisa diimpor atau dikirim dari pedesaan. Meski dalam pengiriman, buah-buah itu dilindungi dengan bahan keras supaya tidak rusak saat sampai tempat tujuan, namun tidak menjamin buah-buahan ini tidak cacat.

Tidak semua buah dipanen setelah matang. Namun bisa jadi lebih lunak, berair, dan tidak asam, dan getahnya berubah jadi rasa manis setelah buah ini dipetik. Jadi, sangat penting memilih buah dengan kualitas terbagus saat Anda berbelanja di toko buah. Ada berjenis buah-buahan yang tak perlu dimatangkan di rumah, diantaranya : jeruk, anggur dan nanas. Buah-buah ini harus segera di masukan lemari pendingin atau jadi busuk.

Sedang buah-buahan yang harus dimatangkan di rumah diantaranya: Pisang, buah pir, pepaya dan kiwi. Buah-buahan jenis ini memancarkan gas ethylene, yang mempercepat proses kematangan. Tempatkan buah jenis ini di kantong kertas dan tutup bagian atasnya untuk membantu gas ini tak menguap keluar, dan membuat buah matang lebih cepat. Pisang, pada umumnya banyak menghasilkan gas ethylene, jadi jika ditutup dalam kantong kertas bersama buah-buah lainnya, akan mempercepat proses pematangan. Periksalah secara teratur, untuk menghindari buah jadi busuk.

Setelah masak, letakan di tempat dingin dan lembab. Tapi, buah-buahan ini juga butuh ruang untuk 'bernafas', jadi jangan dibungkus dalam tas plastik. Buka plastik dari supermarket sebelum meletakannya di lemari pendingin.

Berikut panduan untuk memilih buah di toko buah:

Apple

Buah ini seharusnya keras jika ditekan dan renyah saat digigit. Jika anda dapat menekan permukaan buah dengan jari, ini pertanda akan terasa mengecewakan jika dimakan. Buah ini mungkin hanya dapat bertahan selama beberapa minggu di lemari pendingin.

Pisang

Buah ini harusnya berwarna kuning atau hijau tanpa ada kecoklatan. Pisang termasuk jenis buah yang cepat matang, jadi pilihlah yang masih setengah matang. Berlawanan dengan kepercayaan populer, Anda bisa menyimpannya di lemari pendingin setelah buah ini matang. Kulitnya mungkin akan berubah warna jadi kegelapan, tapi di dalam rasanya masih tetap enak.

Melon

Buah ini biasanya dijual dalam keadaan cukup keras pada permukaannya. Namun, beberapa diantaranya mungkin sudah sangat masak, tapi sebagian lainnya belum sampai masak. Matangkan buah ini selama beberapa hari di ruang bertemperatur. Tapi saat memilih, hindari melon yang bagian kulitnya lembek.

Anggur

Buah ini dalam kondisi paling segar saat masih terletak pada tangkainya. belilah anggur yang masih menempel pada tangkai yang berwarna hijau. Hindari memilih buah anggur yang berkerut dan lembek, itu menandakan sudah hampir busuk. Buah ini dipetik dalam keadaan masak, jadi langsung masukan lemari pendingin setelah membeli atau setelah beberapa saat.

Kiwi

Buah ini masak dengan baik secara keseluruhan, tapi berproses secara perlahan, jadi belilah kiwi seminggu sebelum Anda menggunakannya. Pilih buah yang gemuk dan padat tapi jangan diguncang terlalu kuat.

Jeruk

Buah ini memiliki penjagaan kualitas luar biasa. Biasanya jeruk dipetik saat sudah matang. Pilihlah buah yang tidak lembek dan berkulit mulus. Warna kulit tidak menjamin akan rasanya. Buah yang berukuran kecil hingga sedang biasanya terasa lebih manis dari pada yang lebih besar. Simpan buah jeruk ditempat yang sejuk, dan ini akan bertahan hingga beberapa minggu.

Pir

Buah ini layak dibeli saat dalam keadaan masih keras, tapi akan matang dengan cepat jika ditaruh di dapur Anda. Saat terasa agak empuk saat ditekan, waktunya Anda memindahkan buah ini ke lemari pendingin atau di sajikan.

Nanas

Kunci untuk mempertahankan rasanya, jangan menantinya terlalu matang untuk disantap. Pilih buah nanas yang berwarna kuning cerah, yang tidak terlalu keras, dan beraroma manis. Pilih yang gemuk dan berat. Hindari yang warna kuningnya memudar, layu atau terlihat kecoklatan, atau terlihat kering pada keseluruhan bagian.

Semangka

Untuk memilih buah ini, ketukan jari Anda pada buahnya, kalau terdengar suara bergema, buah itu yang terbaik. Putar semangka hingga Anda temukan titik bekas tangkainya. Jika berwarna kekuningan, semangka itu telah benar-benar matang, jika berwarna putih berarti belum matang. Setelah dipotong, sisa buah harus dimasukan kulkas dan dapat dimakan dalam beberapa hari.

Dengan beberapa tips yang kami sajikan di atas, kami harap Anda dapat memilih buah yang sempurna, menghindari buah yang busuk dan cacat. Selamat mencoba!(pravda/erl)

Meredakan Sakit Perut Dengan Cara Alami



KapanLagi.com - Apa yang Anda lakukan saat sakit perut tiba-tiba menyerang? Mungkin rasa kesal yang datang mengikutinya serangan sakit ini. Sebenarnya banyak penyebab dari sakit perut, bisa karena Anda makan terlalu cepat, makan terlalu banyak atau makan masakan pedas, selain itu stres bisa juga jadi pemicu sakit perut. Tapi jangan khawatir, ada banyak obat yang bisa Anda pilih untuk meredakan sakit perut. Tapi kalau Anda penggemar pengobatan alami, coba simak beberapa yang kami sarankan ini.

1. Jahe. Herbal satu ini dipercaya dapat meringankan sakit perut. Jika perut Anda melilit-lilit, Anda bisa meminum teh jahe untuk meredakannya.

2. Teh chamomile juga dapat bermanfaat untuk meredakan sakit perut. Mungkin agak sulit mendapatkan teh ini, tapi sekarang juga sudah dijual di supermarket dalam bentuk kemasan.

3. Yogurt juga dapat membantu meringankan sakit perut. Saat bakteri jahat menyerang dan membuat perut Anda sakit, yogurt dengan kandungan bakteri baik dapat mengatasinya. Yogurt juga bekerja sangat baik sebagai laxative (pencahar) alami.

4. Peppermint dipercaya dapat membantu meringankan sakit perut. Jika tersedia, Anda bisa melarutkan peppermint oil dalam air hangat dan meminumnya. Jika tidak, permen peppermint juga bisa sedikit membantu.

5. Minum air putih sebanyak-banyaknya. Air dapat membantu menyiram bakteri keluar dari sistem tubuh dan lalu mengeluarkan racun ini dari tubuh.

6. Berbaring dan meletakkan kaki di tumpukan bantal juga bisa membantu meringankan sakit perut. Pejamkan mata dan tarik nafas dalam-dalam, isi botol kaca dengan air hangat dan letakkan di perut sembari Anda berbaring. Cara ini juga cukup meringankan untuk sakit perut akibat menstruasi. (kpl/erl)

Sayur Besan, Menu Betawi Kuno yang Istimewa


JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi masyarakat Betawi, masakan khasnya tak hanya sebagai pelengkap menu makanan di dapur. Lebih dari itu, masakan Betawi berperan penting dan mengemban simbol-simbol tertentu dalam prosesi adat.

Sayur besan, misalnya, disajikan saat acara besanan dan melambangkan penghargaan tertinggi kepada orangtua mempelai. Sayang, menu tersebut mulai langka. Jarang ada warung yang menyediakan menu masakan Betawi kuno seperti itu. Kalaupun ada, boleh jadi harganya cukup mahal.

Disebut sayur besan karena memang sayur ini merupakan menu istimewa atau menu wajib yang disajikan sewaktu orang Betawi melakukan pernikahan alias besanan. Sayur besan adalah masakan berkuah santan dengan isi terubuk, kentang, soun, petai, dan ebi.

Terubuk atau telur tebu merupakan tanaman musiman yang sudah langka.

Tekstur sayur besan sangat lembut, harum, dan renyah. Sayuran ini sangat digemari warga Betawi. Bahkan, orang Betawi menjadikan sayur besan sebagai menu makanan saat acara besanan lantaran rasanya yang lezat dan nikmat. Namun, karena keterbatasan bahan untuk membuatnya, saat ini sayur besan seolah menjadi masakan khas Betawi yang langka.

Akan tetapi, tidak demikian di Warung Besan. Menu masakan khas Betawi kuno dapat dijumpai di sini, seperti halnya sayur gabus pucung, sayur besan, hingga sayur babanci.

Warung yang berlokasi di Jalan Raya Kalimalang 37, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, ini siap memanjakan keinginan tamu yang ingin mencicipi nikmatnya menu masakan khas Betawi. Salah satunya tentu saja sayur gabus pucung. Menu gabus pucung di Warung Besan asli diolah dari resep bumbu warisan nenek moyang.

Sanawi, pemilik Warung Besan, mengatakan, menu masakan yang ada di Warung Besan merupakan makanan khas daerah Betawi dan Sunda.

"Masakan Sunda dan Betawi lebih khas pada rasa yang manis atau pedas. Kami lebih menajamkan rasa pada setiap masakan. Ini yang tidak ditemui di warung makan khas daerah tertentu di Jakarta," ujarnya dengan nada bangga.

Rahasia gabus pucung

Sanawi membuka sedikit rahasia dalam mengolah gabus pucung di warungnya. Membuat sayur itu memang sedikit ribet karena banyak bumbu yang digunakan.

Rempah yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai merah, jahe, kunyit, dan daun salam. Bumbu-bumbu tersebut diulek dan ditumis sampai harum, kemudian dimasukkan ke dalam air hingga menjadi kuah pucung.

Untuk membuat sayur agar tampak lebih hitam dan pekat, terlebih dulu biji kluwek atau pucung dihancurkan dan diambil isinya. Kemudian, biji kluwek tersebut dicampur dengan bumbu masak yang sebelumnya telah ditumis. Lalu dimasukkan ke dalam air, kemudian direbus sampai mendidih dan menjadi kuah pucung.

Potongan ikan gabus yang telah digoreng dimasukkan ke dalam kuah pucung. Campuran ikan gabus bersama kuah pucung lalu dipanaskan hingga mendidih.

"Untuk mempertahankan keharumannya, biasanya diberi daun salam utuh ke sayuran yang sedang direbus," ujar Sanawi.

Rasa gabus pucung memang terbilang unik. Perpaduan bumbu dapur membuat rasa masakan ini begitu terasa. Rasa yang gurih, sedikit asin, dan pedas menjadi ciri khas sayur ini sehingga sulit dilupakan oleh siapa pun yang memakannya. Aroma wangi yang keluar dari kuah pucung pun terasa menggugah selera.

Gabus pucung akan lebih nikmat jika dimakan bersama lalapan, seperti petai, mentimun, kacang panjang, dan daun kangkung. Bagi penggemar rasa pedas, sayur gabus pucung juga tak kalah mantapnya jika dihidangkan dengan sambal terasi atau sambal goreng.

Di Warung Besan juga tersedia menu andalan lainnya, seperti iga bakar super, babat goreng, dan gurame terbang. Sebagai compliment, lalapan dan sambal selalu tersedia gratis. Sambal oncom, sambal mangga, dan sambal nanas adalah sambal favorit pengunjung.

Semua jenis masakan di Warung Besan dapat dinikmati dengan harga di kisaran Rp 25.000-Rp 50.000 per porsi. (Dian Anditya Mutiara)

Awan Aneh di Atas Tangerang Pertanda Gempa?

Rabu, 7 April 2010 | 13:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa hari belakangan ini ada awan aneh berwarna putih memanjang di langit Tangerang, Banten. Wartawan Tribunnews.com, Achmad Subechi, sempat memotret awan yang oleh sebagian orang disebut awan gempa itu.

Apakah kemunculan awan itu ada kaitannya dengan terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,2 skala Richter di tenggara Sinabang, Nangroe Aceh Darusalam, Rabu (7/4/2010) dini hari? Tidak ada yang tahu. Namun, gejala serupa pernah terjadi saat ada gempa di Jepang.

Sebelumnya tahun 1993, awan gempa terlihat satu hari sebelum gempa di Kagoshima, Jepang. Awan seperti ini juga terlihat hanya empat jam sebelum terjadi gempa Nigata 2004. Awan berbentuk aneh itu terjadi karena ada gelombang elektromagnetis berkekuatan sangat besar dari dalam perut bumi sehingga menyerap daya listrik yang ada di awan.

"Kok, dalam beberapa hari ini udara di sini terasa panas. Jangan-jangan sebentar lagi akan ada bencana alam," ujar Pak Ami, warga Vila Dago Tol, Tangerang Selatan, kepada Tribunnews beberapa waktu lalu.

Awan berbentuk aneh itu muncul pada 1 April 2010 siang. Biasanya fenomena awan aneh yang memanjang membelah langit hingga puluhan kilometer biasa dijuluki masyarakat sebagai awan gempa. Awan gempa pernah terlihat sebelum gempa besar melanda Kobe, Jepang, 17 Januari 1995.

Saat gempa melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Mei 2006, awan aneh itu justru muncul setelah terjadi gempa. Membentang dari selatan ke utara di atas Candi Prambanan. Munculnya awan semacam ini membuat sebagian warga cemas dan khawatir. Awan aneh ini menjadi perbincangan hangat di milis-milis internet.

Dalam tayangan soal gempa di Fuji TV disebutkan, salah satu ciri terjadi gempa adalah adanya awan yang memanjang. Selama ini gempa sulit diprediksi dan mungkin dengan adanya fenomena awan ini, itu bisa menjadi tanda yang harus diwaspadai akan terjadi gempa.

Jika melihat ke langit ada awan yang berbentuk aneh seperti angin puting beliung, pohon, atau batang yang bentuknya vertikal, kemungkinan besar itu adalah awan yang disebut awan gempa.

Makanya, bentuk awannya seperti tersedot ke bawah. Gelombang elektromagnetis itu sendiri terjadi akibat ada pergeseran atau patahan lempeng bumi. Namun, ada awan seperti itu di langit juga belum tentu itu awan gempa. Mungkin saja karena asap pesawat jet atau memang bentuk awannya memang seperti itu karena pergerakan angin. Jika memang terjadi awan seperti itu, coba dilakukan uji medan elektromagnetis di dalam rumah.

Misalnya, dengan mengecek siaran TV. Lalu coba lihat mesin faksimile, apakah lampunya tiba-tiba blinking atau tidak, padahal lagi tidak ada transmit data. Selain itu, coba matikan arus listrik, lalu cek apakah lampu neon tetap menyala redup walaupun tidak dialiri arus listrik.

Jika semua tanda itu terlihat, besar kemungkinan tengah terjadi gelombang elektromagnetis luar biasa yang kasatmata dan tidak bisa dirasakan manusia. Jika ada awan gempa di langit dan terbukti ada gelombang elektromagnetis luar biasa, belum tentu juga akan terjadi gempa.

Apa Beda Helm SNI dan Bukan?


JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor, pemerintah memberlakukan wajib helm Standar Nasional Indonesia (SNI) sejak pekan lalu. Namun, hingga kini sebagian besar orang belum mengetahui beda helm tanpa SNI dan helm dengan SNI.


"Masyarakat itu tahunya helm tanpa SNI lebih murah. Sisanya mereka tidak peduli terhadap keselamatan dirinya ketika mengendarai motor dan menggunakan helm sembarangan," kata Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Setiadi saat berbincang di kantornya, Jakarta, Rabu (7/4/2010).

Helm dengan label SNI jelas lebih terjamin kualitas dan mutunya dibandingkan dengan helm tanpa SNI. Pasalnya, helm SNI telah melewati serangkaian uji oleh BSN. Sayang, dari total produksi helm lokal sekitar 9 juta per tahun, sekitar 20-30 persen di antaranya berkualitas nonstandar.

Sekitar 30 persen helm yang beredar di pasar merupakan produk impor yang diduga nonstandar, terutama yang berasal dari China. Lantas, bagaimana membedakan helm SNI dan non-SNI?

Menurut Bambang, helm SNI yang sudah disertifikasi ditandai dengan pencantuman tanda SNI berupa emboss dan bukan ditempel atau menggunakan stiker. "Ini perlu dilihat baik-baik. Ada tanda SNI yang di-emboss enggak? Kalau enggak, itu palsu. Bukan SNI," terang Bambang.

Staf Ahli Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI) Thomas Lim mengakui, saat ini ada indikasi produsen atau importir "nakal" yang memalsukan emboss lambang SNI. Padahal, produsen ini belum mengantongi sertifikasi SNI.

"Indikasi itu mulai ada. Emboss-nya dipalsukan, padahal sertifikasi itu enggak mudah lho prosesnya," tutur dia.

Modus lainnya, setelah memiliki sertifikasi produsen mulai mengurangi standar produk helmnya yang akan disebarkan di pasar. Hal senada disampaikan Bambang. Menurut dia, banyak oknum pengusaha nakal dan mencoba mengakali SNI.

"Itu sangat mungkin terjadi. Dan itu enggak hanya di helm, di produk lain seperti pupuk juga ada. Tetapi masyarakat yang akan menilai," cetusnya.

Untuk mengenali helm SNI palsu ini juga tidak mudah. Pasalnya, emboss SNI palsu hampir mirip dengan emboss yang asli. Kualitasnya juga sulit dibedakan dengan mata telanjang. Untuk itu konsumen harus cerdas dalam membeli helm SNI.

Thomas menyarankan agar konsumen membeli helm SNI di toko-toko yang dapat dipertanggungjawabkan. "Ya belilah helm di toko-toko besar yang kira-kira bisa dipertanggungjawabkan," tutur dia.

Berat Badan Turun Drastis, Ada Apa?


JAKARTA, KOMPAS.com — Saya karyawati suatu perusahaan swasta. Dalam tiga bulan ini berat badan saya menurun drastis. Jika semula 58 kilogram, sekarang hanya 52 kilogram. Akibatnya, banyak baju saya yang tak dapat dipakai lagi. Semula saya mengira penurunan berat badan ini disebabkan kesibukan saya di kantor yang berlebihan. Memang saya acap kali harus lembur untuk menyelesaikan pekerjaan menjelang tutup tahun.

Namun, setelah kesibukan berkurang dan saya menyempatkan diri untuk makan teratur dan lebih banyak daripada biasa, berat badan tak kunjung naik. Bahkan masih terjadi penurunan. Di samping itu, saya merasa cepat lelah, gugup, dan banyak keringat. Tidur malam juga kurang nyenyak. Saya mulai curiga ada penyakit yang menyebabkan penurunan berat badan saya.

Dokter spesialis penyakit dalam yang memeriksa saya menganjurkan pemeriksaan laboratorium, termasuk hormon dan juga
scanning tiroid. Kesimpulannya, saya menderita hipertiroidisme. Menurut penjelasan dokter, hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid saya berlebihan dan akibatnya metabolisme tubuh saya berjalan lebih cepat dari biasa. Saya merasa khawatir dengan penyakit ini, terutama karena saya belum menikah.

Menurut tunangan saya, mata saya agak melotot dibandingkan biasa. Saya dianjurkan untuk minum obat penurun hormon tiroid secara teratur. Ini sudah saya jalankan. Untunglah hasilnya cukup baik. Setelah dua bulan mengonsumsi obat, berat badan saya berhasil naik. Gejala gugup berkurang serta keringat juga mulai normal. Jika semula kalau memegang gelas, gelasnya bergoyang. Sekarang tidak lagi. Saya menjadi lega.

Menurut dokter, saya harus minum obat sedikitnya setahun dan setelah itu akan dievaluasi lagi. Ibu saya takut saya minum obat terlalu lama. Dia menganjurkan saya untuk minum obat herbal. Maklumlah, ibu banyak teman yang mengonsumi obat herbal. Kata beliau, obat herbal lebih aman dibandingkan dengan obat kimia. Bolehkah saya menghentikan obat dokter dan beralih ke obat herbal? Adakah cara lain pengobatan hipertiroidisme ini. Apakah saya dapat berkeluarga dan punya anak?

Terima kasih atas penjelasan dokter.

J di B



Jawab

Peningkatan fungsi tiroid yang disebut hipertiroidisme memang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang mencolok. Selain itu, dapat juga timbul gejala banyak keringat, kulit menjadi lembab. Penderita menjadi tremor, jika memegang sesuatu tangan gemetar. Rasa debar-debar dan kesulitan tidur juga dapat terjadi. Untunglah penyakit Anda cepat terdiagnosis dan saya berharap terapi yang diberikan dokter Anda akan dapat memulihkan kembali kesehatan Anda.

Pada prinsipnya, pengobatan hipertiroidisme dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu pemberian obat antihormon tiroid, operasi, dan pemberian yodium radioaktif. Biasanya, pengobatan dimulai dengan pemberian obat antitiroid. Obat ini memang harus digunakan lama. Setelah setahun pemberian obat, dokter akan mengevaluasi apakah obat sudah dapat dihentikan atau diperlukan modalitas lain, seperti operasi.

Seperti telah dijelaskan oleh dokter Anda, gejala yang Anda alami disebabkan oleh kelebihan hormon tiroid. Obat herbal memang banyak yang bermanfaat untuk meningkatkan berat badan atau mengatasi sukar tidur. Namun, pada hipertiroidisme karena gejala tersebut akibat hormon, obat herbal kurang bermanfaat. Perlu diatasi kelebihan hormon sehingga gejala dapat dikendalikan.

Karena itu, saya menganjurkan agar Anda tetap melanjutkan terapi yang diberikan oleh dokter Anda. Memang obat herbal pada umumnya lebih aman karena telah lama digunakan oleh nenek moyang kita, tetapi dalam pengobatan penyakit Anda, obat herbal kurang bermanfaat. Sudah tentu pada masa depan Anda dapat berkeluarga dan mempunyai anak. Untuk itu, Anda perlu membahasnya dengan dokter Anda.

Saya memahami keinginan Anda untuk mempunyai anak yang sehat. Dokter dapat membantu Anda memilih waktu yang tepat untuk hamil sesuai dengan taraf kesehatan Anda. Dengan demikian, kesehatan Anda pada waktu hamil dan pertumbuhan janin nanti dapat dijaga. Saya merasa senang kegiatan Anda selama ini tetap berjalan dengan baik. Melalui terapi yang baik, produktivitas kerja Anda dapat terjaga. Mengenai keluhan mata Anda dapat dikonsultasikan kepada dokter spesialis mata karena memang ada kelainan tiroid yang memengaruhi mata. Mudah-mudahan penjelasan ini memadai.

Konsultasi dijawab Dr Samsuridjal Djauzi